Selasa, 25 Juni 2013

Pertumbuhan Ekonomi dan Kebijakan Ekonomi




Penurunan Subsidi BBM Untuk Pembangunan Negara

Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya. Ekonomi terpaut dengan pertumbuhannya. Faktor-faktor kenaikan pertumbuhan ekonomi antara lain kenaikan penawaran tenaga kerja, kenaikan modal fisik, dan kenaikan produktivitas. Tidak semua pertumbuhan ekonomi dan kebijakan menghasilkan dampak positif. Contohnya Kebijakan penurunan Subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) di Indonesia. Mungkin menguntungkan untuk pertumbuhan ekonomi Negara. Tetapi perlu kita lihat juga dari sisi lain, yaitu bagi supir-supir angkutan umum, bis dan lain-lain. Mereka bekerja dengan cara mengantar orang-orang ke suatu tujuan tertentu menggunakan kendaraan yang memakai BBM (Bahan Bakar Minyak).
Namun kebijakan penurunan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) ini menjadi suatu ancaman yang menyeramkan bagi pengemudi angkutan umum tersebut, tidak hanya untuk supir, penumpang pun menjadi berfikir dua kali karena harus merogoh kantongnya lebih dalam. Penghasilan tetap, pengeluaran bertambah. Lagi-lagi membuat kemiskinan bertambah. Tetapi disisi lain alasan dibalik ini, kebijakan penurunan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) dilakukan karena untuk melakukan pembangunan bagi negara, (keperluan Negara yaitu menaikan anggaran Negara). Adapun beberapa jenis kebijakan alternative yang digunakan pemerintah yaitu, kebijakan fiscal, kebijakan moneter, dan kebijakan perdagangan untuk mengatasi pertumbuhan ekonomi yang bisa digambarkan saat ini.



SUMBER :
Pengaplikasian diri sendiri dan di bantu oleh :
http://watipuspitasari.blogspot.com/2012_05_01_archive.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar